0

Waspada!! Bahan Kimia Kosmetik

Posted by Fitri Resya on Rabu, September 26, 2012 in
Memiliki kulit yang cantik merupakan dambaan hampir setiap wanita (termasuk saya), dan untuk memenuhi keinginan tersebut banyak wanita berlomba-lomba untuk melakukan berbagai perawatan serta membeli berbagai produk kecantikan.
Hampir semua produk kecantikan menawarkan hasil yang diharapkan setiap wanita, seperti kulit halus, lembut, putih, cerah, merona, tanpa kerutan, dan lain-lain. Tapi dibalik itu semua banyak dari kita yang tidak melihat dan mengetahui dampak dari bahan kimia yang terkandung dalam produk kecantikan yang kita pakai.


Kosmetik yang banyak beredar di pasaran



Berikut beberapa daftar bahan kimia yang biasa ditemukan dalam produk kecantikan:
Propylene glicol, merupakan cairan bening yang dirancang untuk memberikan kelembaban, sering menyebabkan alergi kulit
Sodium lauryl sulphate, merupakan detergen, emulsifikasi, dan pengantar keringat,  sering kali mengeringkan kult dan menyebabkan iritasi karena bahan yang memakan protein kulit
Diethanolamine (DEA) dan Triethanilamine (TEA), merupakan agen keringat yang bisa membentuk nitrosiamine penyebab kanker dan formaldehida (gas disinfektan). Bahan kimia ini tidak hanya berisiko tinggi menyebabkan alergi tapi juga menyebabkan mutasi gen dalam hewan, sehingga di Jepang dan Swedia dilarang penggunaannya. Bahan kimia lainnya, seperti bahan pengawet 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (sering disebut bronopol) juga memiliki dampak serupa.
Parabens atau Parabenz, merupakan bahan pengawet yang digunakan dalam sepertiga produk kosmetik, dicurigai bisa menyebabkan kanker sehingga dilarang di Jepang. Parabens dapat ditemukan di alam, tapi kebanyakan pabrik kosmetik menggunakan bentuk sintetisnya, dikenal dengan butyl, ethyl, methil, atau propil parabens.
Parahydroxy benzoat, merupakan pengawet dan agen pelawan jamur yang menyebabkan alergi dan diusulkan larangannya di AS
Imidazolidinyl urea (atau biasa disebut hydantoin), biasa digunakan sebagai pelumas sintetis, berasal dari alkohol kayu yang bisa menyebabkan mual, menyebabkan kanker pada hewan dan menimbulkan formaldehida
Stearic acid, lilin asam lemak yang sering digunakan dalam krm kulit. Jika digunakan terus-menerus bisa mengakibatkan iritasi
Lanolin, berasal dari wol domba, kemungkinan mengandung peptisida yang bisa menyebabkan kanker yang dibawa dalam pembuluh darah karena larut dalam lemak
Quaternium-15, sering menyebabkan iritasi pada orang-orang yang sensitif terhadap bahan kimia
Boric acid, pemusnah bakteri dan jamur dalam astringen yang bisa menyebabkan reaksi keracunan. Bedak talk yang mengandung boric acid tidak digunakan pada anak dibawah tiga tahun
Benzyl alcohol, bahan pengawet umum pada krim. Jika digunakan terus menerus menyebabkan sensivitas berlebih
Butylated hydroxy anisole (Bha) dan Butylated hydroxy toluene (Bht), merupakan zat kimia yang sering digunakan sebagai antioksidan, zat ini dapat mengakibatkan sensivitas berlebih jika digunakan terus-menerus
Tocopherol dan Tocopherol acetate, sering digunakan sebagai antioksidan dan bisa menyebabkan iritasi
Blue 1 dan Green 3, pewarna tambahan yang bisa menyebabkan kanker
Nah...... itu tadi daftar beberapa bahan kimia yang biasa ditemukan didalam produk kecantikan beserta efek samping yang dapat ditimbulkan.
Semoga info ini bermanfaat dan bisa menjadi bahan pertimbangan. Terima kasih. J


Sumber: Tessa Thomas. Facelift 10-menit. 2006. Erlangga: Yogyakarta

|

0 Comments

Poskan Komentar

Copyright © 2009 "Mine" All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.